Tampilkan postingan dengan label Pengharapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengharapan. Tampilkan semua postingan

27 April 2013

Jika Dunia Berkata

Jika dunia berkata balas kejahatan, Tuhan berkata ampuni dan berkati.

Jika dunia berkata semua sudah berakhir, Tuhan berkata masih ada harapan.

Jika dunia berkata cuek, Tuhan berkata perhatikan dengan kasih.

Jika dunia berkata larilah dari masalah, Tuhan berkata hadapilah masalah karena tidak ada masalah yang melebihi kekuatan kita.

Jika dunia berkata segala sesuatu tidak adil, Tuhan berkata bersyukurlah selalu.

Jika dunia berkata kita tidak berarti, Tuhan berkata kita adalah anak-anakNya.

Jika dunia berkata percayailah dirimu sendiri, Tuhan berkata rendah hati dan percayakan semuanya kepadaNya.

Jika dunia berkata kutuk, Tuhan berkata berkat.

Jika dunia berkata gosip, Tuhan berkata mengenai ajaran dan didikan untuk membangun.

Jika dunia berkata untuk berharap pada manusia, Tuhan berkata untuk berharap padaNya.

Jika dunia berkata tidak ada lagi kasih, Tuhan berkata kasih karuniaKu cukup.

Jika dunia berkata jangan percayai siapapun selain diri sendiri, Tuhan berkata percaya kepadaNya, sebab Ia setia.

Jika dunia berkata sudah tidak ada jalan, semuanya terlambat, Tuhan berkata, Dia akan buka jalan dan pertolonganNya tidak pernah terlambat.

Jika dunia berkata, fokuslah pada masalah untuk memecahkannya, Tuhan berkata, fokuslah pada Dia, maka Dia yang akan membereskannya.

Jika dunia berkata, percayailah kenyataan yang ada, Tuhan berkata, percayailah janjiNya dengan kacamata iman.

Jika dunia berkata fokuskan dirimu pada uang agar bahagia, Tuhan berkata carilah dahulu Kerajaan Allah, maka semuanya akan ditambahkan dalam hidup kita.

Saat ini, perkataan dunia atau perkataan Tuhan yang kita hidupi?
Ingatlah bahwa kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu apa yang dikaruniakan Allah kepada kita (1 Kor. 2:12).  


Jangan mau dibodohi lagi dengan perkataan dunia. Tetapi ketahuilah yang telah dikaruniakan/diajarkan olehNya kepada kita, melalui pendengaran lewat Roh Allah yang berbicara kepada kita, sebab hanya dengan perkataanNya sajalah, hidup kita akan berubah, bahkan menerobos dan mengalami kemenangan sejati.

Tuhan Yesus memberkati!

15 Januari 2013

Berpeganglah pada Pengharapan

Ibrani 6:10 - "Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang."

Ibrani 6:13-15 - Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya, kata-Nya: "Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak." Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya.

Setiap hari, kita harus selalu mengharapkan yang terbaik dari Tuhan, karena hanya Dia yang bisa mengubahkan problem menjadi solusi. Janganlah hilang pengharapan di dalam Tuhan, karena dia sendiri yang telah berjanji untuk memberkati kita secara berlimpah. Just stay in full hope!.

Bagaimana Kita Berharap?

2 Korintus 4:18  - "Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal."

Zakaria 9:12 - "Kembalilah ke kota bentengmu, hai orang tahanan yang penuh harapan! Pada hari ini juga Aku memberitahukan: Aku akan memberi ganti kepadamu dua kali lipat!"

Kita harus mengekspektasikan pada apa yang tidak terlihat, sebab yg terlihat pasti berubah. Tuhan hanya butuh satu jamahan, agar hidup kita direstorasi. Katakan setiap hari, bahwa pergumulan kita akan berubah menjadi kemenangan!

Jadilah tawanan yang penuh pengharapan, apapun yang terjadi saat ini, jangan sekali-kali membuat situasi kita bertambah hancur, tetapi tetaplah penuh pengharapan untuk yang terbaik dari Dia. Tuhan Yesus mengasihi kita, Dia ada di pihak kita, bahkan Dia ada di hati kita.

Prinsip Penutup

Roma 4 : 17-18 - seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."

Berharap akan menjadikan apa yang tidak ada menjadi ada. Ini berarti bahwa,
  1. Tidak ada satu situasi apapun yang terlalu sulit bagi Tuhan
  2. Tidak ada satu orangpun yang terlalu jauh untuk Dia Jangkau.

Tuhan Yesus memberkati!

25 Desember 2012

Oleh Karena Yesus

Oleh karena Yesus, hubungan kita dengan Allah Bapa yang sudah hancur dipulihkan, sehingga kita dapat berkomunikasi denganNya secara langsung (Yoh 14:6).
Oleh karena Yesus, dosa-dosa kita yang berujung pada maut, diampuni secara total, tidak diingat-ingat lagi, bahkan kita diberkati secara berkelimpahan (Ibrani 8:12).
Oleh karena Yesus, Roh Kudus dicurahkan atas kita, sehingga setiap langkah hidup kita dituntun olehNya dan kita mampu meraih kemenangan demi kemenangan (Lukas 24:49).


Saya tidak tahu apakah saat ini setiap dari kita merayakan Natal dengan penuh sukacita, atau dalam kesedihan. Mungkin di tahun lalu, kita merayakan Natal bersama orang yang kita kasihi, tetapi tidak lagi di tahun ini. Mungkin di tahun lalu kita bisa merayakan Natal tanpa beban apapun, tetapi tidak lagi di tahun ini. Mungkin di tahun lalu kita merayakan Natal dengan pesta dan banyak hadiah, tetapi tidak lagi di tahun ini.

Namun semuanya itu tidaklah penting, sebab inti dari Natal, adalah kelahiran Tuhan Yesus yang membawa terang sehingga oleh karena Dia, banyak aspek di dalam kehidupan kita yang diubahkanNya, bahkan tanpa kita sadari.

Mungkin saat ini kita sudah memiliki pikiran yang dewasa, karakter yang lebih baik, karir yang lebih baik, ada promosi, ada multiplikasi, bahkan pemulihan dalam keluarga kita, dan banyak lagi hal-hal lain. Syukurilah semuanya itu, jangan pandang masalahmu atau hal-hal yang kurang dalam hidupmu saat ini, namun pandanglah apa yang sudah dikerjakanNya dalam hidup kita.

Saya berdoa agar melalui Natal ini, kita semakin menyadari betapa besar kasihNya untuk kita semua dengan merenungkan setiap pekerjaanNya di dalam hidup kita. Sehingga kita dapat melangkah dengan lebih pasti untuk menjalani masa depan kita, karena di dalam kasihNya ada jaminan penyertaan yang luar biasa!.

Selamat Natal, Tuhan Yesus memberkati kita secara berlimpah-limpah!

26 Oktober 2012

Tantangan Iman

Amsal 4:23 - "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan"

Seringkali dalam hidup ini ketika kita dalam pergumulan, memilih untuk menyerah sebelum sesuatu terjadi, karena kita lebih cenderung mengikuti daging dan pikiran kita yang terbatas. Pada saat itu juga saya sadar kalau Tuhan sedang menantang iman dan pengharapan saya kepada-Nya, sekalipun saya memang sudah berdoa lama dan tidak melihat apapun terjadi..dan tentunya Tuhan juga sedang menguji respon hati saya (respon hati: tetap bersukacita, berdoa & setia melakukan bagian kita, atau kita mengeluh kemudian menyerah).

Mari kita sama-sama refleksi: apa yang menjadi respon hati kita ketika menghadapi kehidupan yang tidak idealis ini. Karena respon hati dan tindakanmu itu yang akan menentukan hidupmu.


Filipi 4:4-8 yang isinya adalah "Bersukacita senantiasa, jangan kuatir tentang apapun juga, berdoa senantiasa, bersyukur dan isi pikiran kita dengan pikiran Kristus"

Be blessed everyone, GOD be with us!

Masih Berharap

Kejadian 40 : 14-15
"Tetapi ingatlah kepadaku, apabila keadaanmu telah baik nanti, tunjukkanlah terima kasihmu kepadaku dengan menceritakan hal ihwalku kepada Firaun dan tolonglah keluarkan aku dari rumah ini. Sebab aku dicuri diculik begitu saja dari negeri orang Ibrani dan disinipun aku tidak pernah melakukan apa-apa yang menyebabkan aku layak dimasukkan ke dalam liang tutupan ini".

Meskipun Yusuf telah dijual oleh saudaranya, difitnah oleh istri Potifar, dan bahkan dipenjarakan, tetapi ia tidak putus asa, ia juga tidak berdiam diri, melainkan tetap melayani orang-orang di sekitarnya, dan yang terpenting, ia masih berharap bahwa suatu hari ia akan keluar dari penjara.


Ketika kita menghadapi kesulitan, masalah, dan tantangan, tetaplah melayani orang lain, dan terutama tetap melayani Tuhan. Jangan biarkan masalah menghambat pelayanan kita dan menenggelamkan kita ke dalamnya. Tetaplah berharap kepadaNya, dan tunggulah waktuNya, karena rancanganNya adalah rancangan damai sejahtera dan tidak ada satupun yang dibuat untuk mencelakakan kita. Jadilah tahanan yang penuh pengharapan, sampai pada waktuNya, Tuhan akan melepaskan kita dengan sorak-sorai kemenangan!

Tuhan Yesus memberkati

3 September 2012

Hati yang Remuk

Dalam perjalanan kehidupan, banyak problem yg terjadi. Tidak jarang kepahitan dan putus asa terjadi. Janganlah tergoda untuk melakukan tindakan gegabah yang bisa menghancurkan hidup menuju kebinasaan. Datanglah kepada Tuhan dengan membawa hati kita yang tengah terkoyak-koyak parah dengan luka perih. Curahkan semua perasaan anda di hadapanNya, dan mintalah pertolonganNya, maka Tuhan sendiri yang akan membalut luka-luka itu satu persatu dan dengan penuh kasih sayang.


Saya sudah merasakan Tuhan memulihkan, semua kehidupan saya, pekerjaan, kedamaian hati, keuangan. Jika ini berlaku buat saya, mengapa tidak buat anda?

Satu sisi positif yang saya dapat sebagai pelajaran adalah, justru di saat sakit seperti itulah saya bisa mengalami langsung bagaimana luar biasanya kuasa Tuhan dalam menyembuhkan kita dari luka parah akibat kehidupan yang hancur.

Sekarang juga, datanglah kehadapanNya dan bawa hati kita yang tengah luka dan hancur, dan alamilah secara langsung bagaimana luar biasanya Tuhan menyembuhkan luka anda dalam waktu yang jauh lebih cepat dari yang anda kira.

"Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka." (Mazmur 147:3).

Gbu & Jesus Always Love U.

1 September 2012

Lelah dan Lesu

Yesaya 40:29-31
"Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru:mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya;mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."
Apakah saat ini kita sedang mengalami kelelahan dan kelesuan dalam hidup? Mungkin karena rutinitas hidup, mungkin karena mengalami masalah yang berat/tidak menunjukkan adanya titik terang, mungkin karena bermasalah dalam relation, dalam keluarga, atau apapun juga.

Mungkin kita telah mencoba pula segala macam cara untuk mengusir kelelahan dan kelesuan itu, dengan berlibur, dengan menikmati hidup/bersenang-senang, dengan mengubah rutinitas, bahkan mungkin dengan melarikan diri dari kenyataan hidup atau malah mencoba mengakhiri hidup.

Di dalam kitab Yesaya, yang dituliskan lebih dari 2600 tahun yang lalu, telah dinubuatkan seperti yang tertulis dalam kutipan ayat di atas, bahwa orang-orang yang muda secara rohani, akan mengalami kelesuan dan kelelahan. Cara mengatasinya hanya satu, yaitu dengan menanti-nantikan Tuhan (ayat 31) atau dlm Alkitab Bahasa Sehari-Hari dituliskan dengan mengandalkan Tuhan. Oleh sebab itu, mintalah kekuatan dan semangat dari padaNya, karena Dialah sumber (YHWH). Hanya Tuhan yang sanggup untuk me-recharge Roh kita kembali, sehingga kita akan menjadi bersemangat dan tidak lelah lagi. Mintalah sekarang kepadaNya, Dia punya seribu satu cara untuk membangkitkan semangat kita. Sebab seperti yang telah di-Firman-kanNya di dalam Matius 11:28, "Datanglah kepadaKu kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu."

Tuhan Yesus memberkati!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...