Tampilkan postingan dengan label Tujuan Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tujuan Hidup. Tampilkan semua postingan

3 November 2013

BIG: Be Imitators of God

Roma 8:29, setiap anak Tuhan adalah orang-orang pilihan. Kita sudah dipilih dan ditentukan dari semula untuk menjadi serupa dengan Yesus. Menurut ayat ini, tujuan terpenting dalam hidup kita adalah kita harus makin serupa dengan Kristus.

Kej 1:26-27, Tuhan menciptakan kita serupa denganNya, memiliki karakter dan sifat yang serupa denganNya. Namun setelah jatuh di dalam dosa, gambar Allah di dalam diri kita menjadi rusak. Oleh karena itu Yesus datang untuk menebus, menyelamatkan, bahkan mengembalikan gambar Allah yang rusak di dalam diri kita. Caranya dengan menjadi manusia agar bisa menjadi model bagi manusia untuk ditiru, diimitasikan oleh manusia sehingga serupa denganNya.

Di dalam diri kita sudah ditaruh oleh Tuhan sifat untuk meniru, namun sayangnya seringkali apa yang kita tiru adalah salah, padahal seharusnya yang kita tiru adalah Yesus, bukan idola-idola yang lain.

Efesus 5:1, jadilah penurut-penurut Allah; be ye therefore imitators of God. Penurut (mimetes; dalam bahasa Yunani) adalah peniru atau pengikut. Kata "jadilah" di depan kata penurut dalam bahasa Yunani adalah "ginomai", yaitu hal yang dilakukan terus menerus, bukan sesekali, dan dilakukan seumur hidup. Jadi setiap hari kita harus menjadi lebih seperti Yesus.

Beberapa sifat Allah yang menonjol yang harus kita tiru,

Kudus
1 Petrus 1:15-16, hendaklah kamu menjadi KUDUS di dalam SELURUH HIDUPMU. Kudus : dipisahkan (dalam bahasa Ibrani : "kados") dari dunia, cara-cara dunia. Kudus juga berarti murni, bersih, dan tidak berdosa. Setiap peraturan yang Tuhan berikan, sebenarnya ditujukan untuk keuntungan dan kebahagiaan kita, bukan memberatkan kita. Ketidakkudusan membuat hidup kita tidak berhasil, tidak bisa melihat peluang, tidak diberkati, tidak bahagia.  

Murah Hati
Efesus 5:1-2, dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu. Ketika kita menjadi orang yang suka memberi, maka kita menjadi seperti Yesus. Yesus adalah pemberi yang terbesar, karena Dia telah memberikan semuanya, bahkan hidupNya untuk kita. Lukas 6:36, hendaklah kamu murah hati sama seperti Bapamu adalah murah hati.

Rendah Hati
Filipi 2:5-8,... melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri, ...Ia telah merendahkan diriNya. Tanggalkan kehebatan kita, jadilah orang yang rendah hati, karena dosa yang paling Tuhan tidak suka adalah kesombongan. Seringkali pada saat kita sadar bahwa kita rendah hati, justru kita tidak rendah hati. Karena kerendahan hati yang sejati, tidak kita sadari. Orang yang betul-betul rendah hati pasti ditinggikan pada waktunya Tuhan, namun orang yang sombong pasti direndahkan.

Tuhan Yesus memberkati!

28 Oktober 2013

New Relations

Setelah kita mengalami proses kelahiran baru, kita perlu mengenal dan membangun 4 hubungan baru, agar kita mengalami kehidupan kekristenan yang sejati, yang mengalami janji-janji Tuhan.


HUBUNGAN DENGAN TUHAN

Hubungan dengan Tuhan dilakukan melalui pendengaran akan FirmanNya maupun berkomunikasi denganNya melalui doa dan saat teduh secara rutin setiap hari.

HUBUNGAN DENGAN ORANG KRISTEN LAINNYA

Hubungan dengan orang Kristen lainnya dilakukan melalui community cell/core (community of revival). Core bukanlah merupakan suatu program, melainkan sarana penggembalaan yang efektif yang dilakukan oleh gereja. Di dalamnya kita dapat belajar bersatu hati, tumbuh bersama (dalam iman, pengetahuan Firman, pengalaman dengan Tuhan, dan melayaniNya), serta memenangkan jiwa (multiplikasi dan merawat jiwa). Setiap orang percaya perlu tergabung dalam komunitas ini, sebab kita butuh orang lain untuk bertumbuh (Ibrani 10:24-26) dan Allah lebih sering menyatakan kuasaNya dalam persekutuan. Ada 4 hal penting di dalam komunitas yang perlu kita pahami agar bertumbuh, saling kenal dan memiliki rasa nyaman, ada kepedulian antar member, memiliki motivasi yang benar untuk mengejar pertumbuhan rohani, dan punya tanggung jawab bersama (saling berbagi dan tidak mengandalkan satu orang saja).

HUBUNGAN DENGAN GEREJA LOKAL

Gereja merupakan komunitas Allah yang apostolik, artinya kita akan diutus keluar oleh Allah untuk mencapai suatu misi (Yohanes 20:21). Komunitas berarti sekelompok orang, bukan individu, bukan bangunan fisik. Diutus keluar artinya dipisahkan melalui pertobatan dan iman dalam Yesus;memiliki kepercayaan yang sama (1 Petrus 2:9-10). Jadi sebagai orang Kristen, kita harus berhubungan dengan satu gereja lokal, agar bersama-sama dengan orang Kristen lain, mengalami pertobatan dan mengalami pengenalan mendalam dengan Pribadi Yesus untuk menjalankan misiNya, yaitu multiplikasi jiwa dan merawat agar setiap jiwa mencapai kedewasaan penuh.

HUBUNGAN DENGAN KELUARGA DAN TEMAN

Allah menempatkan kita di dalam keluarga dan teman-teman kita agar kita bisa menjadi berkat dan memperkenalkan Pribadi Yesus serta kabar keselamatan kepada mereka. Setiap orang yang telah lahir baru, harus bisa menjadi orang tua rohani, yang membawa orang-orang yang belum percaya Kristus kepada pengenalan akan Dia, menerima keselamatan, mendoakan, membagikan Firman, serta menolong mereka untuk bertumbuh di dalam 4 hubungan baru ini, sehingga pada suatu saat nanti, merekapun akan menjadi orang tua rohani (Matius 5:14-16).

Manakah dari keempat hubungan baru ini yang menyulitkan anda? Saat ini berdoalah kepadaNya, minta Tuhan membantu agar kita dapat bertumbuh maksimal dalam keempat hubungan baru ini dan bukalah hati, agar kita bisa berkomitmen secara pribadi untuk mau membangun hubungan-hubungan baru ini dengan lebih baik. Iblis selalu berusaha merusak hubungan-hubungan ini, sebab ia tidak menyukai kesatuan hati yang mengandung kuasa agar kita mengalami janji Tuhan. Jadi waspadalah, apabila ada keretakan dalam salah satu hubungan-hubungan ini, minta Tuhan pulihkan dan usahakanlah untuk segera diperbaiki, agar kita tetap dapat hidup secara penuh dalam kasih karunia dan janji-janjiNya.

Tuhan Yesus memberkati!

31 Maret 2013

Hidup yang Berkualitas

Yesus mati dan dibangkitkan tidak hanya sekedar menyelamatkan dan memberikan hidupNya untuk kita, sebab jika hanya itu saja, maka kita tidak bisa menjalani kehidupan Kekristenan yang luar biasa dalam Tuhan.

2 Korintus 5:15, Kristus telah mati untuk semua orang, SUPAYA mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk mereka sendiri, tetapi hidup untuk Dia. Hidup dalam kata Yunani berarti:
1. BIOS : bisa bergerak, bernafas, dan beraktivitas
2. PSUCHE : bernyawa
3. ZOE : hidup Allah yang ditaruh di dalam hidup manusia, sehingga manusia memiliki hidup yang berkualitas

Manusia pada awalnya hidup dalam zoe, hidup dalam kelimpahan dan penuh kualitas, namun iblis menjadi iri, sehingga ia mencari cara, agar manusia mulai berpusat pada ego-nya, sehingga manusia mulai melanggar perintah Allah dan jatuh ke dalam dosa. Pada saat itu juga, hidup manusia sudah tidak lagi berkualitas.



Jika awalnya manusia tidak mengalami kekhawatiran dan ketakutan karena hidup dalam zoe, setelah jatuh ke dalam dosa, ia mengalami ketakutan (dimulai ketika Tuhan mencarinya setelah ia memakan buah pengetahuan baik dan jahat).

Namun Tuhan melalui Paskah, dibangkitkan untuk mengembalikan zoe dalam hidup kita. Barangsiapa yang lahir kembali di dalam Yesus, maka akan diberikan benih Ilahi, yaitu zoe, hidup yang berkualitas.

Semua yang ada dosa atau dicemari dosa, akan menjadi tidak berkualitas.  Oleh karena itu, setelah Tuhan mengembalikan zoe kepada kita, hidupilah hidup yang berkualitas,

2 Korintus 5:16-17 - "Sebab itu, kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilaiNya demikian. Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan yang baru, yang lama sudah berlalu, yang baru sudah datang."

Apa yg baru? Nilai yang baru, ukuran yang baru, prinsip yang baru, kuasa yang baru, zoe yang baru dalam hidup kita.

Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah kita sudah menghidupi kehidupan yang baru? Sebab seharusnya dengan mengenal Yesus, kehidupan, karakter kita lebih baik dari sebelumnya. Kita bisa terlihat sukses di mata dunia, tetapi jika kita di luar kehendak Tuhan, maka kita mengalami kegagalan.

Tuhan Yesus Memberkati!

16 Februari 2013

New Goals: Kita Diciptakan Untuk Sebuah Misi

Amsal 11 : 30, "Hasil orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang."

Di dalam Alkitab versi NIV (New International Version), kata "hati" dalam ayat di atas sebenarnya adalah "jiwa". Jadi setiap anak-anak Tuhan yang telah dewasa, harus membuahkan jiwa-jiwa/menjadi penjala manusia. Seperti halnya amanat agung yang Tuhan Yesus sampaikan sebelum Ia naik ke Surga, yaitu menjadikan semua bangsa menjadi muridNya, yaitu melalui bawa jiwa orang - orang untuk mengenal Kristus, menjadikanNya sebagai Juru Selamat pribadi dan mengajarkan mereka seluruh ajaran-ajaran Tuhan.

Setiap dari kita, diciptakan untuk meneruskan misi ini dan ini merupakan hak istimewa bagi kita, karena kita adalah orang - orang yang secara khusus dipilih olehNya dan diperlengkapi dengan berbagai urapan untuk menjalankan misiNya. Dengan misi, kita akan tahu arti hidup kita, yaitu menjadi terang dengan membawa sesama kita untuk mengenal dan mengikut Kristus. Oleh karena itu, kita harus tekun mensharingkan kabar tentang Kristus, membangun orang dengan ajaran Kristus, bersaksi tentang pekerjaan dan pribadi Kristus, kita juga harus belajar untuk membuang keegoisan kita, belajar memiliki pemikiran ke depan, serta punya visi kekekalan, yaitu bahwa hidup kita saat ini di dunia adalah sementara, untuk menjalani misiNya agar kita siap untuk hidup di dalam kekekalan.


Apakah saat ini anda sudah membawa jiwa untuk mengenal Kristus dan mengajarkan mereka ajaran-ajaran Tuhan kita? Jika belum, lihatlah orang-orang di sekitar anda yang belum mengenalNya. Doakan mereka agar Tuhan memperkenalkan pribadiNya kapada mereka, lakukan tindakan kepedulian terhadap mereka, dan bersaksilah tentang karya Tuhan dalam hidup anda kepada mereka. Maka anda akan merasakan hidup yang penuh, sukacita yang penuh, gairah yang penuh, karena anda sudah belajar hidup untuk menjalankan misiNya.

Tuhan Yesus memberkati!


New Goals: Mengenali Tujuan Hidup Melalui Yesus
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menyenangkan Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Keluarga Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Seperti Dia
New Goals: Kita Diciptakan untuk Melayani Tuhan
New Goals: Kita Diciptakan untuk Sebuah Misi

New Goals: Kita Diciptakan Untuk Melayani Tuhan

Efesus 2 : 10, "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."

Setiap orang yang telah dilahirkan kembali di dalam Kristus, memiliki kewajiban untuk melayani Tuhan, sesuai dengan tujuan penciptaan Allah bagi kita, yaitu melakukan pekerjaan baik. Oleh karena itu, kita yang telah lahir baru di dalamNya, diperlengkapi dengan Roh Allah, agar kita memiliki karunia-karunia Roh untuk melayani pekerjaan Tuhan. Sebab tanpa Roh, pelayanan kita tidak akan bertahan lama, tidak terarah, dan bahkan tidak memuliakan namaNya.


Sebagai seorang pelayan, kita harus belajar untuk mendengar suaraNya, mengenal kehendakNya, memakai karunia yang dititipkanNya melalui RohNya, bersaksi tentang pribadi dan karyaNya, melakukan peranan kita dengan komitmen, kesungguhan dan kerendahan hati, berani membayar harga, mengutamakan orang lain, menyadari bahwa kita merupakan pengelola/bukan pemilik, berani masuk ke zona resiko untuk meninggalkan zona nyaman kita, serta belajar mengenal kelemahan kita, karena disitulah kuasa Tuhan bekerja luar biasa, sehingga kita akan menjadi pelayan yang luar biasa pula.

Ingatlah, pelayanan bukanlah beban, tetapi anugerah Tuhan bagi kita. Jika kita bisa berbangga ketika ditunjuk sebagai partner bisnis perusahaan besar, apalagi yang menunjuk kita sebagai partner pelayanan adalah Tuhan sendiri, yang merupakan pemilik alam semesta ini. Itu adalah kehormatan luar biasa bagi kita. Jadi tunggu apalagi, ambillah komitmen untuk mulai melayani di gereja, di dalam komunitas, di tempat kerja, atau di dalam keluarga saat ini juga. Semakin kita cepat berusaha memenuhi tujuan Tuhan menciptakan kita, semakin cepat pula Ia membawa kita kepada destinasi besar terbaik yang telah Ia siapkan bagi kita.

Tuhan Yesus memberkati!


New Goals: Mengenali Tujuan Hidup Melalui Yesus
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menyenangkan Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Keluarga Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Seperti Dia
New Goals: Kita Diciptakan untuk Melayani Tuhan
New Goals: Kita Diciptakan untuk Sebuah Misi

New Goals: Kita Diciptakan Untuk Menjadi Seperti Dia

Kejadian 1:26, " Berfirmanlah Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Pada mulanya, manusia diciptakan Allah serupa dan segambar denganNya. Namun dosa menyebabkan manusia kehilangan kemuliaan Allah, kehilangan otoritas yang sebelumnya telah dikaruniakan. Oleh karena itu, melalui kelahiran baru, Allah memulihkan kita secara roh dengan Roh Kudus yang baru.


Roh itu akan menuntun kita untuk melewati proses, melewati pendewasaan, mengubahkan kita melalui masalah dan pencobaan yang terjadi, serta menyadarkan rencana, kehendak, dan waktu Tuhan bagi kita.

Apabila saat ini kita mengalami perubahan yang tidak enak, mengalami masalah yang buruk, janganlah lekas berputus asa, terlebih lagi menyerah terhadap masalah. Biarkan Roh Kudus membantu kita untuk fokus kepada hal-hal yang menjadi prioritas dan membuang hal-hal yang tidak penting, sehingga masalah tersebut benar-benar bisa kita gunakan sebagai sarana agar karakter kita menjadi semakin serupa dengan Allah. Masalah bukanlah musuh, tetapi alat untuk menaikkan level kita.

Tuhan Yesus memberkati!


New Goals: Mengenali Tujuan Hidup Melalui Yesus
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menyenangkan Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Keluarga Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Seperti Dia
New Goals: Kita Diciptakan untuk Melayani Tuhan
New Goals: Kita Diciptakan untuk Sebuah Misi

New Goals: Kita Diciptakan Untuk Menjadi Keluarga Allah

1 Yohanes 3:1, "Lihatlah, betapa besar kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia."

Ketika kita telah mengalami kelahiran baru, kita mendapatkan hak istimewa untuk diangkat sebagai anak-anak Allah atau menjadi bagian dari keluarga Allah. Dimana dalam keluarga yang baru ini, kita tidak sendiri, melainkan bertumbuh bersama-sama dengan anak-anak Allah yang lain; teman-teman atau keluarga rohani kita.


Bertumbuh bersama yang dimaksud adalah, pemrosesan pikiran, karakter, hati, kebiasaan hidup kita secara terus-menerus sehingga serupa dengan identitas keluarga Allah. Seperti halnya ketika kita memasuki komunitas yang baru, di dalam keluarga yang baru ini, kita harus memiliki hati untuk belajar. Antara lain belajar mengenai kasih, mengenal peranan kita di dalam komunitas, belajar memberi dan menerima, belajar mengampuni, belajar untuk jujur, belajar rendah hati, belajar menghargai perbedaan kita dengan orang lain, belajar berhubungan dengan orang lain, serta saling mensupport karena kita adalah satu keluarga Allah.

Sehingga dengan demikian, kita benar-benar menjadi anggota keluarga Allah yang sejati, yang mengalami terobosan, mengalami kesatuan, mengalami berkat yang luar biasa, serta mengalami kasih sejati di dalam keluarga Allah yang sejati pula. Maukah saat ini anda berkomitmen untuk mau terus belajar di dalam komunitas keluarga Allah?

Tuhan Yesus memberkati!


New Goals: Mengenali Tujuan Hidup Melalui Yesus
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menyenangkan Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Keluarga Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Seperti Dia
New Goals: Kita Diciptakan untuk Melayani Tuhan
New Goals: Kita Diciptakan untuk Sebuah Misi

New Goals: Kita Diciptakan Untuk Menyenangkan Allah

Revelation 4:11, "You created everything, and it is for Your pleasure that they exist and were created." (NLT; New Living Translation)

Salah satu tujuan Allah menciptakan kita, yang pertama ialah untuk menyenangkanNya. Dimana saat ini banyak anak-anak Allah yang hidupnya sudah tidak berpusat lagi kepada kesenangan Allah, tetapi kepada kesenangan pribadinya sendiri. Padahal sukacita sejati akan kita dapatkan, jika kehidupan kita menyenangkan Allah.
Apapun yang kita perbuat untuk menyenangkanNya dapat disebut dengan istilah "worship". Worship bukan istilah untuk lagu penyembahan saja, atau lagu-lagu "slow" untuk memuji pribadi Allah dan karyaNya, tetapi merupakan setiap aktivitas kita yang menyenangkan Allah.

Hal tersebut bisa dilakukan melalui tindakan kasih kita kepadaNya atau orang lain, ucapan syukur, pujian terhadap pribadiNya/karyaNya, percaya kepadaNya, taat, memanfaatkan setiap potensi kita untuk visi misiNya, atau bahkan melalui kekudusan yang kita jaga, dan banyak hal lain.

Jadi bagaimana dengan anda? Sudahkah anda menyenangkan Allah hari ini? Jika belum, mulailah dari hal-hal yang kecil dahulu, bisa melalui ketaatan kita, atau pujian dan rasa syukur kita, sehingga sukacita sejati akan hadir dalam hati kita, bahkan kasih karunia Allah yang berlimpah akan memenuhi hidup kita.

Tuhan Yesus memberkati!


New Goals: Mengenali Tujuan Hidup Melalui Yesus
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menyenangkan Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Keluarga Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Seperti Dia
New Goals: Kita Diciptakan untuk Melayani Tuhan
New Goals: Kita Diciptakan untuk Sebuah Misi

New Goals: Mengenali Tujuan Hidup Melalui Yesus

Setelah kita mengalami proses kelahiran baru di dalam Roh, kita perlu memahami, kenapa Allah yang sedemikian besar dan berkuasa atas semesta, memberi hidup kepada kita yang ibaratnya seperti debu di semesta ini, bahkan Ia rela merendahkan diriNya menjadi seperti kita, hingga disalibkan untuk memberikan kehidupan yang baru dalam Roh kepada kita.


Allah memberikan hidup yang begitu berharga kepada manusia, karena Ia telah menetapkan tujuan-tujuan hidup manusia sebelum mereka diciptakan. Banyak orang yang tujuan hidup utamanya adalah mencapai prestasi setinggi-tingginya, mencari kedamaian, kebahagiaan, karir, keluarga yang penuh kasih sayang, atau bahkan mengejar ambisinya. Hal itu tidaklah salah, tetapi pada suatu titik tertentu, jika kita mengejar terus menerus hal itu, kita akan kehilangan arah, akan merasa hampa, tidak berharga, sebab hal-hal di atas merupakan sukses hidup di mata manusia, sedangkan menurut Tuhan, kesuksesan hidup terjadi ketika manusia memenuhi tujuan hidupnya seperti yang telah ditetapkan Tuhan.

Banyak orang mencari tujuan hidupnya melalui dirinya sendiri, melalui perenungan pikirannya, padahal yang terbaik, jika Tuhan yang menciptakan kita, maka seharusnyalah kita mencari tujuan hidup kita di dalam Tuhan. Dalam Kolose 1:15-16 disebutkan bahwa Ia (Yesus) adalah gambar Allah yang tidak kelihatan...karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu. Ini berarti bahwa melalui Yesus, kita dapat mengetahui tujuan hidup kita.

Kolose 1:15-16 - Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Oleh karena itu, bangunlah hubungan yang intim dengan Yesus melalui kehidupan rohani kita, sebab dengan demikian, kita akan mengerti arti hidup kita, menyederhanakan hidup kita dengan fokus pada apa yang penting, kita akan memiliki motivasi hidup/gairah (tidak hampa), bahkan menyiapkan kehidupan kekal kita nantinya.

Tuhan Yesus memberkati!


New Goals: Mengenali Tujuan Hidup Melalui Yesus
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menyenangkan Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Keluarga Allah
New Goals: Kita Diciptakan untuk Menjadi Seperti Dia
New Goals: Kita Diciptakan untuk Melayani Tuhan
New Goals: Kita Diciptakan untuk Sebuah Misi
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...