Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

27 April 2013

New Communication: Doa

Doa merupakan alat komunikasi antara manusia dengan Tuhan. Berdoa merupakan nafas kehidupan orang percaya dan merupakan sarana untuk membangun komunikasi dengan Tuhan (heart to heart, soul to soul, spirit to spirit).



Mengapa kita harus berdoa?
  1. Untuk menyampaikan keinginan dan perasaan kita
  2. Untuk mengetahui kehendak Tuhan (Kolose 1:9)
  3. Pendahulu kita juga berdoa
  4. Perlengkapan rohani untuk menghadapi si jahat (Efesus 6:19)

Bagaimana caranya berdoa?
  1. Memuji, menyembah, mengundang hadirat Tuhan (Mzm 95:2)
  2. Jika memiliki karunia berbahasa Roh, gunakanlah bahasa tersebut (1 Kor 14:2,4)
  3. Minta apa yang diperlukan, tidak bertele-tele (Matius 7:7-8)
  4. Berdoa kepada Bapa dalam nama Yesus (alamat doanya jelas)
  5. Mendengarkan Allah melalui suara hati nurani yang bersih (Bil 9:8)
  6. Mendengarkan dengan merenungkan Firman
  7. Bertekun dalam doa (Lukas 18:1)

Persyaratan agar doa dikabulkan
  1. Berdoa dengan iman, tanpa iman, tidak ada perkenanan (Ibrani 11:6)
  2. Taati Allah dan lakukan kehendakNya (1 Yoh 3:22)
  3. Berdoa sesuai kehendakNya
  4. Berdoa dengan rendah hati (Yak 4:6)
  5. Lepaskan pengampunan (Mrk 11:25-26)

Ada apa di dalam doa?
  1. Janji Tuhan
  2. Berkat dan hikmat (2 Taw 26:5)
  3. Kekuatan (Ef 6:18)
  4. Kuasa (Yak 5:16)

Macam-macam doa
  1. Doa pribadi (Mat 6:6)
  2. Doa bersama/sepakat (Mat 18:16-20)
  3. Doa syafaat, level doa tertinggi, berdoa untuk orang lain dengan tuntunan Roh Kudus

Cara Tuhan mengabulkan doa
  1. Doa dikabulkan melebihi permohonan (Ef 3:20)
  2. Jawaban doa yang ditunda (ujian iman; Lukas 18:7-8)
  3. Jawaban doa yang berbeda dengan permohonan (2 Kor 12:7-9)

Tuhan Yesus memberkati!

New Communication: Hearing the Voice of God
New Communication: Quiet Time (Saat Teduh)
New Communication: Doa

27 Oktober 2012

P.U.S.H

P.U.S.H : Pray Until Something Happens

"..pertolonganku datang dariMu, peganglah tanganku, jangan lepaskan, Kaulah harapan dalam hidupku..". Lagu ini terus melantun di telinga saya sejak kemarin di ibadah raya sampe sore ini membuat hati saya bergetar.

Memang hanya Dia yang paling mengerti pribadi kita, apa yang sedang kita rasakan, apa yang sedang kita pikirkan, dan sebagainya. Sebenarnya malam sebelumnya saya kesulitan tidur, rasanya otak ini tidak bisa berhenti berpikir, berpikir dan berpikir sampai akhirnya saya kelelahan dan tertidur.

Ringgg..ringgg..alarm berbunyi membangunkan saya, saya punya pilihan untuk bangun kemudian siap-siap ke gereja atau kembali tidur dengan alasan baru tidur beberapa jam saja. Hoaamm dengan kelelahan, akhirnya saya memutuskan untuk pergi ibadah, dan saya bersyukur karena ketaatan selalu membawa berkat.

Tuhan mulai menjamah saya lewat lagu di atas dan khotbah di ibadah. Saya diingatkan kejadian kamis siang ketika seorang teman bercerita tentang bagaimana dia sudah mengalami ketidakadilan soal gaji selama 2 tahun, dia berasal dari kepercayaan lain, tiba-tiba Tuhan kasih saya hikmat tentang hakim yg kejam vs ibu yang meminta keadilan, ketika si ibu tidak henti-hentinya memohon dan menyuarakan isi hatinya, pada akhirnya si hakim mengabulkan permintaannya.

Teman-teman, kalau saja si hakim lalim bisa berbuat seperti itu ketika si ibu terus menerus memohon, berharap dan bertindak dengan keyakinannya, bukankah Tuhan itu Allah yang mengasihi kita yang selalu memberikan yang terbaik tepat pada waktunya, itu yang saya sampaikan kepada teman saya untuk terus berharap dan berdoa sampai sesuatu terjadi.


Kemudian saya diingatkan pada kejadian di Alkitab mengenai Hana dimana dia kesulitan mempunyai anak, tapi dia terus menerus berdoa dan memohon kepada Tuhan tak putus-putusnya, sekalipun dia dianggap seperti orang tidak waras, dia terus menerus menerobos dengan doa sampai akhirnya imannya dinyatakan dengan lahirnya Samuel.

Tuhan Yesus memberkati!

28 September 2012

Orang Biasa yang Berdoa Luar Biasa

Yakobus 5 : 15-17
"Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni (ay.15). 

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (ay.16). 

Elia adalah manusia biasa sama seperti kita dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan (ay.17)."


Seperti halnya kita, Elia di dalam kutipan cerita di atas merupakan manusia biasa yang sama seperti kita (ay.17), tetapi doanya dijawab Tuhan secara luar biasa. Kunci dari keberhasilan doanya adalah kesungguhan hati dan iman percaya kepada Tuhan (ay.15;17). Sebab oleh kesungguhan dan imanlah, Tuhan bergerak untuk mengerjakan jawaban-jawaban doa.

Jika doa yang kita panjatkan didasarkan pada kekhawatiran dan hawa nafsu/keinginan-keinginan pribadi kita, maka doa tersebut akan sia-sia. Sebab sebelum berdoa kita perlu tahu kehendak Tuhan terlebih dahulu. Misalkan kita mengalami konflik dengan orang lain dan kita berdoa kepada Tuhan agar orang lain diubahkan, padahal sebenarnya Tuhan menghendaki kita yang berubah, maka perubahan pada orang lain tidak akan terjadi sebelum kita sendiri berubah terlebih dahulu.

Oleh karena itu, ketahui kehendakNya, berdoalah dengan kesungguhan, dengan iman, dan mengucap syukur-lah atas segala sesuatu, maka doa kita akan dijawab secara luar biasa. Sebab doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (ay.16).

Tuhan Yesus memberkati!

15 September 2012

Doa yang Salah

Seringkali kita menginginkan sesuatu, dan kita butuh Tuhan untuk memenuhi keinginan kita. Nah, saat Tuhan terasa tidak mendengar doa kita, ada beberapa yang harus kita cek dulu sebelum kita mulai berdoa. Ingat, Tuhan kita adalah Allah yang selalu mendengar doa, ketika doa itu tidak dijawab, maka hanya ada 2 pilihan: 1. belum waktunya Tuhan utk menjawab, atau 2. kesalahan ada pada diri kita.


Puji Tuhan kalau yang terjadi adalah yang nomor 1, karena Dia mendengar dan menjamin akan jawabannya. Kalau yang nomor 2? Nah, mari kita buka buku manual kita dan cek, apakah ada yang salah dalam doa kita.

1. Tidak Mendapat karena tidak Berdoa

Yak 4:2b - "...Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa."

Yes, Tuhan tahu semua kebutuhan dan keinginan kita. Tapi Tuhan tidak selalu memenuhi kebutuhan dan keinginan kita kalau kita tidak memintanya dalam doa.

Bukan karena Tuhan tidak mau memberkati anak-anakNya, tapi terlebih dari itu, Tuhan rindu untuk berkomunikasi dengan anak-anakNya. Doa adalah sebuah instrumen khusus yang membuat manusia dapat berkomunikasi dengan Tuhan.

Fil 4:6 - "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."

2. Isi Doa yang Salah

Yak 4:3 - "Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu."

Ketika kita meminta sesuatu pada Tuhan, mintalah dengan visi. Ketika kita meminta hanya untuk memenuhi hawa nafsu kedagingan kita, tentu saja Tuhan tidak akan menjawab doa kita karena Dia tidak mau kita jatuh dalam kedagingan kita.

1 Sam 1:11 - Kemudian bernazarlah ia, katanya: "TUHAN semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-Mu ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada TUHAN untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya."

Mari belajar dari doa Hana, ibu Samuel. Hana yang mandul berdoa meminta anak pada Tuhan dengan visi bahwa anak itu akan dia serahkan lagi bagi kemuliaan Tuhan dengan menjadikan anak yang lahir nanti sebagai hamba Tuhan. Maka Tuhan menjawab dengan lahirnya Samuel, salah 1 nabi terbesar dalam sejarah Israel yang mengurapi Saul dan Daud menjadi raja.

Jangan takut untuk salah dalam berdoa, karena oleh kasih karuniaNya, Dia akan mengajar kita untuk meluruskan isi doa-doa kita yang salah. Kita hanya perlu percaya dan menurut pada tuntunanNya. :)

3. Tidak Hidup dalam Firman Tuhan

Yak 4:4 - "Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah."

Ketika kita hidup seperti yang dunia ajarkan dan tidak menurut pada perintah-perintahNya, maka sebenarnya kita sedang menjadikan diri kita sendiri sebagai musuh Allah. Kita sendiri yang memutus hubungan komunikasi antara kita dengan Tuhan sehingga doa-doa kita tidak terjawab.

Yak 5:16b - "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."

Hal yang terpenting dalam berdoa sebenarnya adalah siapa yang berdoa. Kita yang berdosa ini, oleh karena pengorbanan Yesus di kayu salib, mendapat status sebagai orang benar. Sebuah kehormatan dan kasih karunia untuk kita bisa memiliki akses lagi kepada Bapa di sorga langsung melalui Yesus. Akan tetapi saat kita mulai meninggalkan Yesus dan berpaling pada dunia, maka kita juga akan kehilangan privilege tersebut.

Oleh karena itu, apabila sekarang anda merasa sudah jauh dari Tuhan dan mulai berkompromi dengan dunia, segeralah berbalik kepada Tuhan. Bertobat dan minta pengampunanNya, maka anda akan mulai melihat jawaban-jawaban doa anda mulai berdatangan.

Tuhan Yesus memberkati!

26 Agustus 2012

Doa Lima Jari

Matius 28 : 19-20
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Setiap orang Kristen yang telah lahir baru di dalam Kristus, pasti di dalam hatinya memiliki beban untuk memenangkan jiwa-jiwa orang terdekatnya. Kutipan ayat di atas merupakan perintah Tuhan yang sangat jelas untuk kita lakukan sebagai tugas utama kita sebagai muridNya, yaitu,
  1. Memenangkan jiwa dan membaptis dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus
  2. Merawat setelah jiwa dimenangkan (karena Tuhan menginginkan murid, bukan hanya pengikut), dengan mengajarkan segala perintah Tuhan kepadanya.
  3. Adanya jaminan penyertaan Tuhan, ketika kita melakukannya.

Ada satu tips doa harian yang mudah yang bisa kita lakukan untuk memenangkan jiwa, yaitu Doa Lima Jari.
  • JEMPOL : doa dengan mempromosikan calon jiwa baru (oikos), potensinya, kelayakannya untuk diselamatkan.
  • TELUNJUK : doa untuk mematahkan segala kuasa-kuasa roh yang mengikat jiwa baru tersebut, roh berhala, roh perzinahan, roh pemberontak, dan sebagainya.
  • TENGAH : doa untuk meminta penyertaan Roh Kudus, karena hanya Dia-lah yang sanggup menggerakkan hati manusia untuk bertobat.
  • MANIS : doa untuk meminta kasih dan berkat Tuhan bagi oikos kita
  • KELINGKING : doa untuk meminta kepada Tuhan, agar melalui kita yang kecil, oikos tersebut dapat kita bawa kepadaNya.
Jadilah orang Kristen yang produktif dan berbuah, dengan berkomitmen saat ini untuk mulai memenangkan jiwa dan merawatnya.

Tuhan Yesus memberkati!

20 Agustus 2012

Komunikasi dengan Bapa


Matius 6 : 9-13
Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah  kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.  (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)



Banyak orang berdoa hanya kalau takut, kalau punya masalah, padahal di doa Bapa kami ada prinsip2 hidup yg diajarkan Tuhan yg bs membuat hidup kita menjadi luar biasa.

Jangan menjadikan doa sebagai rutinitas, sebagai kewajiban, karena itu akan menjadi 'pertunjukan kemunafikan' seperti yang dilakukan oleh ahli2 Taurat. Doa Bapa kami merupakan konsep komunikasi dengan Bapa yang luar biasa.

Bapa kita adalah Allah yang bijaksana, maha kuasa, maha kaya, maha kasih. Oleh karena itu kenali Bapamu, dekati Bapamu, intim dengan Bapamu melalui doa Bapa kami. Katakanlah apa yang diinginkan oleh hati kita, maka Dia akan mengabulkannya, asalkan sesuai kehendakNya. Bapa kita tdk pernah tertidur, kapan pun kita membutuhkanNya, Ia akan hadir, sebab ia adalah YHWH (Yang Selalu Ada, Yang Tidak Pernah Berakhir).

Tuhan Yesus memberkati!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...