Ketika kita terlibat dalam obrolan ringan, entah itu di kantor, di rumah, di sekolah, di komunitas gereja, secara sadar/tidak sadar kita pasti pernah membicarakan orang lain. Kalau itu membicarakan hal-hal baik dan membangun, maka tidak akan menjadi suatu masalah, tetapi jika yang dibicarakan adalah hal "negatif" tentang orang lain dan bahkan membuat opini teman-teman kita berubah negatif terhadap orang lain tersebut akibat pembicaraan kita, maka itu akan menjadi masalah.
Seharusnya ketika kita akan memberikan penilaian, opini, atau kesimpulan atas tindakan orang lain yang kita nilai "negatif", kita perlu untuk berpikir berkali-kali dan berhikmat. Sebab kita tidak tahu dengan jelas kondisi sebenarnya/latar belakang/apa yang telah dialami oleh orang lain tersebut sehingga ia melakukan hal yang dirasa kita "negatif".
Mintalah hikmat dan berhati-hatilah dalam berpikir dan berkata-kata, sebab ukuran yang kita berikan untuk menilai/menghakimi orang lain, akan dipakaikan kepada kita. Dan Tuhan sendiri ber-firman dalam Matius 7 : 4-5, "Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu, Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau dapat melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
Jadi lebih baik kita menilai diri kita dahulu dan memperbaikinya, daripada kita menilai orang lain, apalagi jika ternyata itu salah, karena itu tidak akan membangun, malah akan menghancurkan orang lain. Pakailah hikmat, bangunlah orang lain dengan hikmat Tuhan, jangan menghakimi dengan pikiran dan perasaan atau berdasarkan opini orang lain.
Tuhan Yesus memberkati!
"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang" - 2 Kor 5:17
28 Oktober 2012
27 Oktober 2012
Waktu yang Sangat Berharga
Alexander The Great,
raja dari Macedonia pada saat akan meninggal dalam keadaan kritis berkata kepada para dokter yang merawatnya : "Ambillah setengah dari kekayaanku, jika kamu dapat mengantarkanku menemui ibuku."
Tetapi para dokter menjawab, : "Jangankan separuh, seluruh kekayaan baginda bila diberikan kepada hamba, hamba-pun tidak mampu menambah 1 tarikan napas."
Mendengar jawaban itu, air mata pun berlinang di pipi sang Raja dan berpesan, "Nanti sewaktu diarak dalam peti mati menuju tempat peristirahatan terakhir, biarkan ke dua tanganku dikeluarkan agar setiap rakyat dapat melihat bahwa Alexander Agung yang menguasai wilayah terbesar sepanjang sejarah, harus berpulang dengan tangan kosong "
Efesus 5:15-16
“perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif “
“pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat “
"Waktu tidak bisa kita ciptakan dan tidak bisa kita beli, karena waktu adalah anugerah Tuhan, hadiah yang sangat berharga untuk kita berikan kepada orang-orang yang kita kasihi."
Jadilah bijak dan janganlah sesali hari kemarin !!
DON'T LOST THE MOMENT.
Gbu & Jesus Always Love U forever.
raja dari Macedonia pada saat akan meninggal dalam keadaan kritis berkata kepada para dokter yang merawatnya : "Ambillah setengah dari kekayaanku, jika kamu dapat mengantarkanku menemui ibuku."
Tetapi para dokter menjawab, : "Jangankan separuh, seluruh kekayaan baginda bila diberikan kepada hamba, hamba-pun tidak mampu menambah 1 tarikan napas."
Mendengar jawaban itu, air mata pun berlinang di pipi sang Raja dan berpesan, "Nanti sewaktu diarak dalam peti mati menuju tempat peristirahatan terakhir, biarkan ke dua tanganku dikeluarkan agar setiap rakyat dapat melihat bahwa Alexander Agung yang menguasai wilayah terbesar sepanjang sejarah, harus berpulang dengan tangan kosong "
Efesus 5:15-16
“perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif “
“pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat “
"Waktu tidak bisa kita ciptakan dan tidak bisa kita beli, karena waktu adalah anugerah Tuhan, hadiah yang sangat berharga untuk kita berikan kepada orang-orang yang kita kasihi."
Jadilah bijak dan janganlah sesali hari kemarin !!
DON'T LOST THE MOMENT.
Gbu & Jesus Always Love U forever.
P.U.S.H
P.U.S.H : Pray Until Something Happens
"..pertolonganku datang dariMu, peganglah tanganku, jangan lepaskan, Kaulah harapan dalam hidupku..". Lagu ini terus melantun di telinga saya sejak kemarin di ibadah raya sampe sore ini membuat hati saya bergetar.
Memang hanya Dia yang paling mengerti pribadi kita, apa yang sedang kita rasakan, apa yang sedang kita pikirkan, dan sebagainya. Sebenarnya malam sebelumnya saya kesulitan tidur, rasanya otak ini tidak bisa berhenti berpikir, berpikir dan berpikir sampai akhirnya saya kelelahan dan tertidur.
Ringgg..ringgg..alarm berbunyi membangunkan saya, saya punya pilihan untuk bangun kemudian siap-siap ke gereja atau kembali tidur dengan alasan baru tidur beberapa jam saja. Hoaamm dengan kelelahan, akhirnya saya memutuskan untuk pergi ibadah, dan saya bersyukur karena ketaatan selalu membawa berkat.
Tuhan mulai menjamah saya lewat lagu di atas dan khotbah di ibadah. Saya diingatkan kejadian kamis siang ketika seorang teman bercerita tentang bagaimana dia sudah mengalami ketidakadilan soal gaji selama 2 tahun, dia berasal dari kepercayaan lain, tiba-tiba Tuhan kasih saya hikmat tentang hakim yg kejam vs ibu yang meminta keadilan, ketika si ibu tidak henti-hentinya memohon dan menyuarakan isi hatinya, pada akhirnya si hakim mengabulkan permintaannya.
Teman-teman, kalau saja si hakim lalim bisa berbuat seperti itu ketika si ibu terus menerus memohon, berharap dan bertindak dengan keyakinannya, bukankah Tuhan itu Allah yang mengasihi kita yang selalu memberikan yang terbaik tepat pada waktunya, itu yang saya sampaikan kepada teman saya untuk terus berharap dan berdoa sampai sesuatu terjadi.
Kemudian saya diingatkan pada kejadian di Alkitab mengenai Hana dimana dia kesulitan mempunyai anak, tapi dia terus menerus berdoa dan memohon kepada Tuhan tak putus-putusnya, sekalipun dia dianggap seperti orang tidak waras, dia terus menerus menerobos dengan doa sampai akhirnya imannya dinyatakan dengan lahirnya Samuel.
Tuhan Yesus memberkati!
"..pertolonganku datang dariMu, peganglah tanganku, jangan lepaskan, Kaulah harapan dalam hidupku..". Lagu ini terus melantun di telinga saya sejak kemarin di ibadah raya sampe sore ini membuat hati saya bergetar.
Memang hanya Dia yang paling mengerti pribadi kita, apa yang sedang kita rasakan, apa yang sedang kita pikirkan, dan sebagainya. Sebenarnya malam sebelumnya saya kesulitan tidur, rasanya otak ini tidak bisa berhenti berpikir, berpikir dan berpikir sampai akhirnya saya kelelahan dan tertidur.
Ringgg..ringgg..alarm berbunyi membangunkan saya, saya punya pilihan untuk bangun kemudian siap-siap ke gereja atau kembali tidur dengan alasan baru tidur beberapa jam saja. Hoaamm dengan kelelahan, akhirnya saya memutuskan untuk pergi ibadah, dan saya bersyukur karena ketaatan selalu membawa berkat.
Tuhan mulai menjamah saya lewat lagu di atas dan khotbah di ibadah. Saya diingatkan kejadian kamis siang ketika seorang teman bercerita tentang bagaimana dia sudah mengalami ketidakadilan soal gaji selama 2 tahun, dia berasal dari kepercayaan lain, tiba-tiba Tuhan kasih saya hikmat tentang hakim yg kejam vs ibu yang meminta keadilan, ketika si ibu tidak henti-hentinya memohon dan menyuarakan isi hatinya, pada akhirnya si hakim mengabulkan permintaannya.
Teman-teman, kalau saja si hakim lalim bisa berbuat seperti itu ketika si ibu terus menerus memohon, berharap dan bertindak dengan keyakinannya, bukankah Tuhan itu Allah yang mengasihi kita yang selalu memberikan yang terbaik tepat pada waktunya, itu yang saya sampaikan kepada teman saya untuk terus berharap dan berdoa sampai sesuatu terjadi.
Kemudian saya diingatkan pada kejadian di Alkitab mengenai Hana dimana dia kesulitan mempunyai anak, tapi dia terus menerus berdoa dan memohon kepada Tuhan tak putus-putusnya, sekalipun dia dianggap seperti orang tidak waras, dia terus menerus menerobos dengan doa sampai akhirnya imannya dinyatakan dengan lahirnya Samuel.
Tuhan Yesus memberkati!
26 Oktober 2012
Tantangan Iman
Amsal 4:23 - "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan"
Seringkali dalam hidup ini ketika kita dalam pergumulan, memilih untuk menyerah sebelum sesuatu terjadi, karena kita lebih cenderung mengikuti daging dan pikiran kita yang terbatas. Pada saat itu juga saya sadar kalau Tuhan sedang menantang iman dan pengharapan saya kepada-Nya, sekalipun saya memang sudah berdoa lama dan tidak melihat apapun terjadi..dan tentunya Tuhan juga sedang menguji respon hati saya (respon hati: tetap bersukacita, berdoa & setia melakukan bagian kita, atau kita mengeluh kemudian menyerah).
Mari kita sama-sama refleksi: apa yang menjadi respon hati kita ketika menghadapi kehidupan yang tidak idealis ini. Karena respon hati dan tindakanmu itu yang akan menentukan hidupmu.
Filipi 4:4-8 yang isinya adalah "Bersukacita senantiasa, jangan kuatir tentang apapun juga, berdoa senantiasa, bersyukur dan isi pikiran kita dengan pikiran Kristus"
Be blessed everyone, GOD be with us!
Seringkali dalam hidup ini ketika kita dalam pergumulan, memilih untuk menyerah sebelum sesuatu terjadi, karena kita lebih cenderung mengikuti daging dan pikiran kita yang terbatas. Pada saat itu juga saya sadar kalau Tuhan sedang menantang iman dan pengharapan saya kepada-Nya, sekalipun saya memang sudah berdoa lama dan tidak melihat apapun terjadi..dan tentunya Tuhan juga sedang menguji respon hati saya (respon hati: tetap bersukacita, berdoa & setia melakukan bagian kita, atau kita mengeluh kemudian menyerah).
Mari kita sama-sama refleksi: apa yang menjadi respon hati kita ketika menghadapi kehidupan yang tidak idealis ini. Karena respon hati dan tindakanmu itu yang akan menentukan hidupmu.
Filipi 4:4-8 yang isinya adalah "Bersukacita senantiasa, jangan kuatir tentang apapun juga, berdoa senantiasa, bersyukur dan isi pikiran kita dengan pikiran Kristus"
Be blessed everyone, GOD be with us!
Masih Berharap
Kejadian 40 : 14-15
"Tetapi ingatlah kepadaku, apabila keadaanmu telah baik nanti, tunjukkanlah terima kasihmu kepadaku dengan menceritakan hal ihwalku kepada Firaun dan tolonglah keluarkan aku dari rumah ini. Sebab aku dicuri diculik begitu saja dari negeri orang Ibrani dan disinipun aku tidak pernah melakukan apa-apa yang menyebabkan aku layak dimasukkan ke dalam liang tutupan ini".
Meskipun Yusuf telah dijual oleh saudaranya, difitnah oleh istri Potifar, dan bahkan dipenjarakan, tetapi ia tidak putus asa, ia juga tidak berdiam diri, melainkan tetap melayani orang-orang di sekitarnya, dan yang terpenting, ia masih berharap bahwa suatu hari ia akan keluar dari penjara.
Ketika kita menghadapi kesulitan, masalah, dan tantangan, tetaplah melayani orang lain, dan terutama tetap melayani Tuhan. Jangan biarkan masalah menghambat pelayanan kita dan menenggelamkan kita ke dalamnya. Tetaplah berharap kepadaNya, dan tunggulah waktuNya, karena rancanganNya adalah rancangan damai sejahtera dan tidak ada satupun yang dibuat untuk mencelakakan kita. Jadilah tahanan yang penuh pengharapan, sampai pada waktuNya, Tuhan akan melepaskan kita dengan sorak-sorai kemenangan!
Tuhan Yesus memberkati
"Tetapi ingatlah kepadaku, apabila keadaanmu telah baik nanti, tunjukkanlah terima kasihmu kepadaku dengan menceritakan hal ihwalku kepada Firaun dan tolonglah keluarkan aku dari rumah ini. Sebab aku dicuri diculik begitu saja dari negeri orang Ibrani dan disinipun aku tidak pernah melakukan apa-apa yang menyebabkan aku layak dimasukkan ke dalam liang tutupan ini".
Meskipun Yusuf telah dijual oleh saudaranya, difitnah oleh istri Potifar, dan bahkan dipenjarakan, tetapi ia tidak putus asa, ia juga tidak berdiam diri, melainkan tetap melayani orang-orang di sekitarnya, dan yang terpenting, ia masih berharap bahwa suatu hari ia akan keluar dari penjara.
Ketika kita menghadapi kesulitan, masalah, dan tantangan, tetaplah melayani orang lain, dan terutama tetap melayani Tuhan. Jangan biarkan masalah menghambat pelayanan kita dan menenggelamkan kita ke dalamnya. Tetaplah berharap kepadaNya, dan tunggulah waktuNya, karena rancanganNya adalah rancangan damai sejahtera dan tidak ada satupun yang dibuat untuk mencelakakan kita. Jadilah tahanan yang penuh pengharapan, sampai pada waktuNya, Tuhan akan melepaskan kita dengan sorak-sorai kemenangan!
Tuhan Yesus memberkati
23 Oktober 2012
Kebahagiaan dalam Hidup
"Ikan Kecil dan Air"
Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang di tepi sungai. Sang Ayah berkata kepada anaknya, “Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati.”
Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengar percakapan itu dari bawah permukaan air, ikan kecil itu mendadak gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan kecil itu bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, “Hai tahukah kamu dimana tempat air berada? Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati.”
Ternyata semua ikan yang telah ditanya tidak mengetahui dimana air itu. Si ikan kecil itu lalu bertemu dengan ikan sesepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sesepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal yang sama, “Dimanakah air?”
Ikan sesepuh itu menjawab dengan bijak, “Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita semua akan mati.”
"Manusia kadang-kadang mengalami situasi yang sama seperti ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya,tetapi tidak menyadari dan tidak mensyukurinya.
Terkadang kita tidak sadar bahwa apa yang kita miliki saat ini sudah cukup membuat kita bahagia.
Apa sih yang kita cari di kehidupan ini? Hidup adalah pilihan.
Jangan juga pernah mengira bahwa orang lain lebih bahagia dari kita.. Karena apa yang kita lihat dari orang lain itu hanya luarnya saja.. Dalamnya? Tidak ada yg tahu. Tapi kita seharusnya lebih tahu apa yang ada pada kita dan yang disekitar kita.
Ibrani 13 : 5
Allah telah berfirman : "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
Bapa sudah berfirman dan berjanji, apa yang menghalangi kita untuk berbahagia dan terus kuatir ??
Gbu & Jesus Always Love U.
Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang di tepi sungai. Sang Ayah berkata kepada anaknya, “Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati.”
Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengar percakapan itu dari bawah permukaan air, ikan kecil itu mendadak gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan kecil itu bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, “Hai tahukah kamu dimana tempat air berada? Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati.”
Ternyata semua ikan yang telah ditanya tidak mengetahui dimana air itu. Si ikan kecil itu lalu bertemu dengan ikan sesepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sesepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal yang sama, “Dimanakah air?”
Ikan sesepuh itu menjawab dengan bijak, “Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita semua akan mati.”
"Manusia kadang-kadang mengalami situasi yang sama seperti ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya,tetapi tidak menyadari dan tidak mensyukurinya.
Terkadang kita tidak sadar bahwa apa yang kita miliki saat ini sudah cukup membuat kita bahagia.
Apa sih yang kita cari di kehidupan ini? Hidup adalah pilihan.
Jangan juga pernah mengira bahwa orang lain lebih bahagia dari kita.. Karena apa yang kita lihat dari orang lain itu hanya luarnya saja.. Dalamnya? Tidak ada yg tahu. Tapi kita seharusnya lebih tahu apa yang ada pada kita dan yang disekitar kita.
Ibrani 13 : 5
Allah telah berfirman : "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
Bapa sudah berfirman dan berjanji, apa yang menghalangi kita untuk berbahagia dan terus kuatir ??
Gbu & Jesus Always Love U.
22 Oktober 2012
Mata Tuhan Melihat
Amsal 15:1-3 "Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah. Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan. Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik."
Saudaraku, ketika kita mengambil keputusan utk mengikut Tuhan dan kehendakNya, iblis tidak akan tinggal diam, ia akan mencobai kita dengan berbagai macam ujian dan pencobaan yang akan membuat kita kembali jatuh dalam dosa. Iblis akan mengawasi setiap gerak-gerik, tingkah laku, dan perkataan kita dengan tujuan mencari celah agar kita kembali jatuh dalam dosa.
Tetapi ingatlah, mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik (Amsal 15:3). Jadi berhati-hatilah dengan setiap tindakan dan perkataan yang akan kita ambil dan ucapkan. Karena jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah (Amsal 15:1), dan lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan (Amsal 15:2).
Maka dari itu, jadilah orang-orang yang bijak dalam melakukan tindakan dan mengeluarkan perkataan karena jalan orang fasik adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihiNya (Amsal 15:9). Janganlah mundur imanmu dan janganlah gentar sebab Tuhan itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengarNya (Amsal 15:29) dan takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan (Amsal 15:33).
Tuhan sedang menguji ketaatan iman kita dengan berbagai macam ujian dan pencobaan yang diijinkanNya terjadi karena lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan Tuhan daripada banyak harta dengan disertai kecemasan, dan lebih baik sepiring sayur dengan kasih daripada lembu tambun dengan kebencian (Amsal 15:16-17).
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendiri untuk menghadapi berbagai masalah dan pencobaan, yang harus kita lakukan adalah percaya padaNya dan jadilah orang bijak sebab Mata TUHAN melihat.
God bless you!
Saudaraku, ketika kita mengambil keputusan utk mengikut Tuhan dan kehendakNya, iblis tidak akan tinggal diam, ia akan mencobai kita dengan berbagai macam ujian dan pencobaan yang akan membuat kita kembali jatuh dalam dosa. Iblis akan mengawasi setiap gerak-gerik, tingkah laku, dan perkataan kita dengan tujuan mencari celah agar kita kembali jatuh dalam dosa.
Tetapi ingatlah, mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik (Amsal 15:3). Jadi berhati-hatilah dengan setiap tindakan dan perkataan yang akan kita ambil dan ucapkan. Karena jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah (Amsal 15:1), dan lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan (Amsal 15:2).
Maka dari itu, jadilah orang-orang yang bijak dalam melakukan tindakan dan mengeluarkan perkataan karena jalan orang fasik adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihiNya (Amsal 15:9). Janganlah mundur imanmu dan janganlah gentar sebab Tuhan itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengarNya (Amsal 15:29) dan takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan (Amsal 15:33).
Tuhan sedang menguji ketaatan iman kita dengan berbagai macam ujian dan pencobaan yang diijinkanNya terjadi karena lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan Tuhan daripada banyak harta dengan disertai kecemasan, dan lebih baik sepiring sayur dengan kasih daripada lembu tambun dengan kebencian (Amsal 15:16-17).
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendiri untuk menghadapi berbagai masalah dan pencobaan, yang harus kita lakukan adalah percaya padaNya dan jadilah orang bijak sebab Mata TUHAN melihat.
God bless you!
Langganan:
Postingan (Atom)






